ITB Bintuni

ITB, Bintuni – Mahasiswa Institut Transformasi Bintuni (ITB) menggelar aksi tanggap lingkungan dengan membagikan 250 masker dan brosur seruan antisipasi kepada masyarakat di area persimpangan lampu merah pasar Teluk Bintuni. Aksi sosial yang dimulai sejak pukul 09.30 WIT ini ditujukan untuk meminimalisasi risiko penyakit ISPA, flu, serta gangguan pernapasan akibat paparan debu dan asap yang dipicu oleh musim kemarau panjang pada Kamis (1/10/2026).

Dalam aksi kepedulian ini, terdapat 20 mahasiswa lebih yang turun ke jalan. Para mahasiswa dibagi kedalam tiga kelompok untuk menyisir para pengguna jalan dan pedagang yang melintas di kawasan lampu merah.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ITB, Yehuda Ortua menegaskan bahwa pembagian masker ini merupakan bentuk nyata kepedulian kampus terhadap kesehatan masyarakat di tengah cuaca ekstrem.

“Tujuan kami membagikan masker adalah untuk menghindarkan masyarakat dari penyakit flu, paparan debu, serta asap dan kabut akibat musim kemarau berkepanjangan yang sedang terjadi saat ini,” ujar Yehuda dalam wawancaranya pada Kamis (1/10/2026).

Selain membagikan masker, para mahasiswa turut memberikan himbauan langsung mengenai keselamatan berkendara dan kewaspadaan potensi kebakaran pemukiman. Pengendara imbau untuk senantiasa menyalakan lampu kendaraan dan memakai masker demi mengantisipasi jarak pandang yang terbatas akibat asap maupun kabut.

Yehuda juga mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar memeriksa kondisi rumah, seperti kompor dan titik api, sebelum berpergian guna mencegak potensi kebakaran di musim panas. Pesan serupa juga disampaikan kepada para nelayan lokal.

“Para nelayan harus ekstra hati-hati saat melaut karena kabut dan asap tebal di perairan dapat memicu risiko tabrakan antarperahu. Sebelum meninggalkan rumah, ingatkan juga anak dan istri untuk selalu menggunakan masker.” Tegasnya.

Terkait dengan ancaman bencana kemarau, pihak BEM ITB mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) Teluk Bintuni untuk mengambil angkah konkrit. BEM mengharapkan Pemda siap menyiagakan armada mobil pemadam kebakaran selama 24 jam penuh agar penanganan kebakaran lahan maupun pemukiman dapat dilakukan secara cepat sebelum meluas.

Pelaksanaan aksi ini mendapat pengawasan dan pengawalan dari pihak Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) ITB. Respon masyarakat yang menerima bantuan masker dan brosur terpantau sangat positif dan antusias.

Mewakili Ketua BPM, Bendahara BPM ITB Silfah Sya’ban Kurniati menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan lancar dan sesuai dengan tujuan awal institusi.

“Aksi ini adalah bentuk partisipasi dan kepedulian nyata mahasiswa ITB terhadap kondisi asap serta kabut tebal yang menyelimuti Kabupaten Teluk Bintuni. Ini merupakan langkah pencegahan bersama,” jelasnya pada wawancara yang sama, Kamis (1/10/2026).

Silfah menambahkan bahwa BPM ITB terus memantau perkembangan situasi cuaca di wilayah Teluk Bintuni. Jika kondisi asap dan kabut bertahan atau memburuk, pihak kampus membuka peluang untuk melanjutkan aksi tanggap bencana melalui kolaborasi lintas lembaga, baik bersama yayasan, sekolah maupun perguruan tinggi lainnya. (adm/NKT)

Informasi Kontak :
Humas Institut Transformasi Bintuni (ITB)
Email: humas@itbbintuni.ac.id
Situs Web: https://itbbintuni.ac.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *