
Teluk Bintuni, ITB – Institut Transformasi Bintuni (ITB) memfasilitasi pelaksanaan sosialisasi aplikasi digital bantuan sosial pendidikan DiBansos yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni melalui Dinas Pendidikan di ruang perkuliahan Kampus ITB pada Rabu (28/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan sistem pelayanan digital berbasis aplikasi guna mempermudah mahasiswa dalam mengunggah berkas pernyaratan bantuan sosial (Bansos). Staf Bupati Bagian Pendidikan Kabupaten Teluk Bintuni, Agustina Engelin Manukule, menjelaskan bahwa kehadiran timnya untuk memberikan pemahaman awal terkait pengoperasioan aplikasi DiBansos.
“Aplikasi ini dibuat untuk memudahkan mahasiswa mengunggah data mereka untuk mendapatkan Bansos. Jika nantinya ada mahasiswa yang mengalami kendala saat mengakses aplikasi, mereka dapat datang langsung ke kantor dan kami akan bantu,” ujar Agustina pada Rabu (28/10/2026).
Disampaikan juga bahwa aplikasi tersebut direncanakan akan resmi diluncurkan pada tahun depan. Pihak mahasiswa menyambut baik demonstrasi sistem baru tersebut.
Sekretaris Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ITB, Yusran Latif, menyampaikan apresiasi atas inovasi digital dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Namun, ia berharap agar pengembangannya dapat segera dirampungkan sehingga dapat langsung dimanfaatkan oleh mahasiswa.
“Kami sangat mengapresiasi aplikasi yang diperkenalkan oleh Dinas Pendidikan ini karena kedepannya akan mempermudah akses mahasiswa dalam mendapatkan bansos kemahasiswaan tanpa perlu repot mengurus berkas fisik. Karena tadi sifatnya masih demo dan belum real untuk digunakan, kami berharap aplikasi ini secepatnya diluncurkan,” pungkasnya pada Rabu (28/10/2026).
Selain pembahasan aplikasi, momentum sosialisasi ini dimanfaatkan mahasiswa untuk mempertanyakan kejelasan mekanisme penyaluran bansos yang dijadwalkan cair dalam waktu dekat. Yusran mengungkapkan perlunya transparansi dan kepastian dari pihak pemerintah daerah.
Guna menjaga kondusivitas di lingkungan kampus, Yusran turut mengimbau seluruh mahasiswa agar selalu bersikap bijak dalam menyerap serta menyebarkan informasi. Ia meminta mahasiswa untuk menyaring setiap simpang siur kabar mengenai bantuan sosial dengan menanyakan langsung kepad pihak yang berwenang demi menghindari kesalahpahaman.
Mewakili aspirasi mahasiswa, BEM ITB berharap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Teluk Bintuni dapat hadir secara langsung di kmapus ITB untuk memberikan penjelasan resmi. Kehadiran pihak dinas dinilai sangat krusial untuk meluruskan kesimpangsiuran informasi terkait kriteria penerima bantuan tahun ini. (adm/NKT).
​Informasi Kontak :
Humas Institut Teknologi Transformasi Bintuni (ITB)
Email: humas@itbbintuni.ac.id



